Dampak anemia pada ibu hamil dapat diamati dari besarnya angkat kesakitan dan kematian maternal, peningkatan angka kesakitan dan kematian janin, serta peningkatan resiko terjadinya berat badan lahir rendah. Faktor risiko anemia pada kehamilan ada 5, yaitu : (1) Asupan Nutrisi, asupan nutrisi sangat berpengaruh terhadap resiko anemia pada ibu hamil. Background: Anemia is a condition when the hemoglobin is less than normal namely <14 gr% which causes a complication during pregnancy. According to the data of Health Department of Indonesia in 2014,the Maternal Mortality Rate in Indonesia 214/100,000 live births,one of the causes was anemia. Based on the preliminary study atKraton Primary Antenatal CTG (cardiotocography) CTG / Pemeriksaan denyut jantung janin rutin tidak dianjurkan untuk ibu hamil, hanya dilakukan secara periodik saja dan lebih sering pada kehamilan trimester 3. Ultrasound scan. Dilakukan sebelum usia kehamilan 24 minggu untuk meningkatkan deteksi adanya kelainan pada janin atau adanya kehamilan ganda. Setelah Pemeriksaan Hormon Kehamilan. Hasil pemeriksaan hormon kehamilan melalui urine dapat diketahui dengan cepat, umumnya dalam 5–10 menit, tergantung alat yang digunakan. Sementara, hasil pemeriksaan hormon kehamilan melalui darah umumnya membutuhkan waktu lebih lama, bisa dalam hitungan jam sampai beberapa hari. Berikut ini beberapa tujuan dari pemeriksaan abdomen secara umum. 1. Mengevaluasi organ internal. Salah satu tujuan utama dari pemeriksaan fisik abdomen adalah untuk mengevaluasi organ-organ internal di daerah perut. Dokter akan meraba dan mengetuk perut pasien untuk memeriksa ukuran, bentuk, dan tekstur organ-organ, seperti hati, limpa, dan Jika tekanan darah ibu hamil lebih dari 140/90 mmHg pada dua kali pemeriksaan dalam jeda waktu 4 jam, dokter akan melakukan pemeriksaan penunjang untuk memastikan diagnosis preeklamsia. Pemeriksaan tersebut meliputi: Tes urine, untuk mengetahui kadar protein dalam urine; Tes darah, untuk memeriksa fungsi hati, ginjal, dan jumlah trombosit darah .

pemeriksaan laboratorium pada ibu hamil